Program Pascal Rental Mobil

Program Pascal Rental Mobil menggunakan pengurutan selection minimum short dan pencarian menggunakan binary search.

Laporan Kegiatan Pementasan Drama

Ini adalah karya dari kelas XII IPA 1 di SMA Negeri 1 Sliyeg, Kab. Indramayu.

Pariwisata Indramayu

Sebagai wong dermayu kita kudu bangga, kudu melestarikan budayae, kudu njaga lingkungane, lan kudu memajukan, soke masyarakate sejahtera.

Cara Membuat WiFi dengan Mudah tanpa Software (hanya menggunakan cmd)

Tips dan trik cara membuat wifi mudah, praktis tanpa download ataupun instal software apapun, caranya sangat simpel tanpa perlu keahlian khusus.

Free Download Software Cisco Packet Tracer

Download Software Cisco Packet Tracer Full Version ini dengan mudah.

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Oktober 2013

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut



DAHSYATNYA RASA SAKIT SAAT SAKARATUL MAUT  


1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.


"Katakanlah: Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)














2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.


"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?" (QS An-Nisa 4:78)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
"Katakanlah: Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS al-Jumu’ah, 62:8)






4. Kematian datang secara tiba-tiba.
"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS, Luqman 31:34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat
"Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS, Al-Munafiqun, 63:11)



DAHSYATNYA RASA SAKIT SAAT SAKARATUL MAUT

 
Sabda Rasulullah SAW: “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW: “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)







Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW;

Ka’b al-Ahbar berpendapat: “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat: “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia,” kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku!”







Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kedzaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah.
Wallahu a’lam bis shawab.


SAKARATUL MAUT ORANG-ORANG DZALIM

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang dzalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.






Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya." (QS Al-An’am 6:93)

"(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu." (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)






Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang dzalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir di tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik!“ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang dzalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!


SAKARATUL MAUT ORANG-ORANG YANG BERTAQWA

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.






Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa:
“Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.







That is going to be us tomorrow!

Life of a Human Being: From Nutfah to Kafan


Have you thought of death today?

Death the destroyer of all pleasures.

Have you prepared? 



Wallahu a’lam bish-shawab.





NIKMAT DUNIA HANYA SESAAT, INGATLAH HARI PERHITUNGAN AMAL DAN DOSA APA YANG TELAH KALIAN PERBUAT SELAMA DIDUNIA. KARENA KALIAN NANTI AKAN DITANYAI DIALAM KUBUR OLEH MALAIKAT
APAKAH KALIAN BANYAK MENGUMPULKAN PAHALA ATAU DOSA DI DUNIA INI ? JIKA BANYAK BERBUAT DOSA DI DUNIA MAKA AKAN DIBERIKAN SIKSA KUBUR TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIMASUKAN KE NERAKA..

Kamis, 01 Agustus 2013

Akibat Membuka Aurat di Facebook

Renungan. Menghndari Saham Dosa.
Smga allah menjga istriku . Amin

AKIBAT MEMBUKA AURAT DI FACEBOOK Kisah ini mengenai seorang hamba
Allah.
Dia
merupakan seorang wanita yang aktif
berfacebook.Dalam facebook nya
mempunyai banyak koleksi foto yang tidak
menutup
aurat. Selepas dia meninggal dunia, ibunya
sentiasa
bermimpi, dia merayu kepada ibunya
supaya menghapus foto-fotonya yang
tidak menutup
auratnya di Facebook. Malangnya tiada siapa yang
mengetahui password Facebooknya. Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak
tenang dengan
dosa auratnya yang di biarkan begitu
saja menjadi
tatapan umum….dan ingatlah, azab
untuk wanita yg sengaja membiarkan aurat nya dilihat
oleh lelaki
bukan mahram ataupun sebaliknya
adalah dosa yang besar dan dapat
membawa ke dalam Api Neraka Allah
SWT . Cerita ini menjadi ikhtibar dan pelajaran
buat kita,
supaya tidak mengupload gambar kita
yang tidak
menutup aurat dengan sempurna, kita
tak tahu bila kita akan Mati…Jadi, tolonglah kalau
anda
Sayangkan diri anda, Hapuslah gambar
yang tidak
sepatutnya. Sebarkanlah suara Islam yang
benar,Inilah penjajahan
yang dibawa oleh Globalisasi
Dajjalism.Sehingga
Yang WAJIB ini kita main-mainkan dan
Dosa ini kita lakukan tanpa RASA APA-APA.Ingatlah
juga.. aurat laki-
laki yang harus dijaga di antara lutut
dan pusar
sedangkan madzhab syafii ada
keringanan bagi wanita yg bekerja untuk membuka wajah dan kedua
telapak tangannya. Sadarlah ,WALAU IKHLAS ATAU
TIDAK YANG NAMANYA MENUTUP
AURAT WAJIB
DILAKUKAN,Jika Ikhlas maka
Berpahala tetapi jika
tidak Ikhlas maka sekurang-kurang­ nya TERHINDAR
DARI DOSA. Jangan dijadikan Ikhlas sebagai Alasan
untuk
menghalal kan yang Haram.
Ingat ini Saham dosa kita yg ditatap
oleh ribuan orang
bahkan lebih dari jutaan saat yang dengan mudahnya
melihat foto kita. Apabila telah sampai masanya – baru
lah Penyesalan Sudah Tidak Berguna. Akhir kalam, semoga roh dia dicucuri
rahmat Ilahi. Terlepas benar atau salah cerita di atas,
menutup
aurat memang menjadi kewajiban (wallahu a'lam ) ‪#‎Sebarkanlah‬ tulisan ini jika anda
mengakui kebenaran islam.

Kaum Hawa Wajib Baca Ini

Kaum Hawa Wajib Baca Nih

Renungan

Apa yang terjadi pada akun facebook

kalian ( para muslimah ) selepas

kalian meninggal ?

...
Satu peringatan sebenarnya untuk
muslimah-muslimah semua mari di renungkan bersama, fikir-fikirkan bersama, jika
suatu hari nanti
kalian telah tiada,
akun facebook kalian hanya kalian yang
tahu password, hanya kalian yang bisa menghapus atu merubahnya.. dan Selepas kalian tiada..
Apa yang terjadi pada akun fb kalian ? Mungkin ada yang akan ucapkan takziah mungkin
ada yang selalu menjenguk bagi obati rindu. Tetapi, sadarkah kalian gambar-gambar kalian akan
terus membuatkan kalian tersiksa di
alam kubur ? Gambar-gambar yang tidak ditutupi aurat dengan
sempurna
bagaimana nanti ? Para lelaki terus-terusan melihat
dalam masa yang sama, tiada siapa
yang boleh di tagkan gambar kalian.. Walau sudah bertahun-tahun
kalian tiada, gambar itu terus ada.. Saham dosa terus meningkat..
Bagaimana ?
Pernah terfikir tidak ?
Tudung singkat yang dipakai tu, akan selamatkan
kalian dalam kubur nanti ? Legging dan jeans ketat, bisakah
menyelamatkan kalian ?
Baju yang membalut aurat itu, Bagaimana ? Mungkin kini kalian masih merasa tak sabar ingin
berbagi cerita dengan gambar-gambar yang
cantik, tempat-tempat
yang kalian udah
lewati di muka bumiNya tapi di
akhirnya nanti.. Semua itu tidak akan membawa arti,
semuanya hanya tinggal kenangan
bagi yang masih hidup. Di alam kubur semua itu
tidak
sedikit pun yang bisa menyelamatkan
kalian. Hey kaum hawa renungkan
Saham dosa yang terus meningkat
walau setelah ketiadaan kalian di
muka bumi, tetapi setiap kali foto - foto itu di lihat oleh para lelaki, dosa akan terus mengalir untuk kita. sehelai saja rambut wanita terlihat, dosa yang akan kita dapat. .,
Tutupilah auratmu
sebelum
auratmu ditutupkan, peliharalah dirimu sebelum dirimu
dikafankan. Jagalah maruah diri sebagai seorang muslimah. mati
itu pasti, persiapkan diri untuk mati itu perlu. Karena yang paling dekat dengan kita itu ialah
kematian