Selasa, 03 Desember 2013

Makalah Alat - Alat Output



KATA PENGANTAR


Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang “dibuat” ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Semua perangkat keras komputer mempunyai fungsi yang saling berkaitan salah satunya adalah perangkat keras keluaran (output device) dan media penyimpanan berkas. Perangkat keras keluaran serta media penyimpanan berkas mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sebuah komputer.




BAB I

ALAT-ALAT OUTPUT

Pendahuluan

            Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan ke dalam 4 macam bentuk, yaitu sebagai berikut :
1.      Tulisan, terdiri dari huruf, kata, angka, karakter khusus dan simbol-simbol lain.
2.      Image, di dalam suatu grafik atau gambar.
3.      Suara, dalam bentuk musik atau omongan.
4.      Bentuk yang dapat dibaca oleh mesin (machine-redable form), dalam bentuk simbol yang hanya dapat dibaca dan dimengerti oleh komputer.
Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedang golongan yang keempat biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya atau sebagai input untuk komputer yang lain.
Untuk mendapatkan bentuk-bentuk output tersebut, maka dibutuhkan alat untuk menampilkannya, yaiatu alat output atau output device atau output unit. Alat output dapat berbentuk sebagai berikut ini.
1.      Hard copy device, berupa alat yang digunakan untuk mencetak tulisan (kata, angka, karakter khusus dan simbol-simbol lain) serta image (grafik atau gambar) pada media hard (keras) seperti misalnya kertas atau film.
2.      Soft copy device, berupa alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan (kata, angka, karakter khusus dan simbol-simbol lain), image (grafik atau gambar) pada media soft(lunak) yang berupa sinyal elektronik.
3.      Drive device atau driver, berupa alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin (machine-redable form) pada media seperti misalnya disk magnetik atau tape magnetik. Alat penggerak ini berfungsi ganda, sebagai alat output juga sebagai alat input.

Jenis-Jenis Alat Output :


Hard-copy device yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media hard (keras) seperti misalnya kertas atau film. Sifatnya permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm.


Soft-copy device yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan (kata, angka, karakter khusus dan simbol-simbol lain), image (grafik atau gambar) pada media soft(lunak) yang berupa sinyal elektronik. Misalnya video display, flat panel, dan speaker.

Drive device atau driver yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin (machine-redable form)  pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input menggunakan media magnetic disk misalnya adalah disk drive, dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.


HARD COPY DEVICE

1. Printer


Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print headnya.
Ada pula kabel fleksibel untuk pengiriman sinyal dari prosesor printer ke tinta atau toner. Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat. Pada bagian belakang printer biasanya ada port paralel atau USB untuk penghubung ke komputer.
Pencetak modem merupakan alat canggih. Perkakasan elektronik yang terdapat dalam sebuah pencetak sama dengan perkakasan elektronik yang terdapat dalam komputer itu sendiri.
Printer dapat digolongkan kedalam beberapa macam golongan. Dipandang dari alat-alat mekanik yang dipergunakan, printer dapat digolongkan kedalam impact printer dan non-impact printer. Dipandang dari cara mencetaknya, printer dapat digolongkan kedalam serial printer, line printer dan page printer.

 
A. Impact Printer

Dari namanya, impact printer menggunakan pengetuk (hammer) untuk mencetak bentuk yang diinginkan. Impact printer menggunakan pita karbon yang ditekan, membentuk langsung suatu bentuk yang utuh atau sebagian-sebagian di kertas. Printer jenis ini  mempunyai beberapa type, yaitu dot matrix printer dan full-character printer (pencetak karakter penuh). Yang termasuk full-character printer adalah daisy wheel printer, thimble printer, chain printer, band printer dan drum printer. 

DOT-MATRIX PRINTER

            Macam yang paling banyak digunakan untuk printer jenis impact printer adalah dot matrix printer. Dot matrix printer (pencetak matrix titik) menggunakan kepala cetak berisi sekumpulan jarum besi. Bentuk berupa image atau karakter dibentuk dengan kombinasi jarum-jarum membentuk pola yang akan dicetak. Pola dari jarum diketukkan ke karbon dan akan membentuk pola yang dikehendaki di kertas dalam bentuk matrik 7 baris 5 kolom atau 9 baris 7 kolom atau 9 baris 9 kolom.
Kebaikan dari printer jenis ini adalah harganya yang murah dan dapat mencetak image. Karena karakter atau image dihasilkan dari pola yang dibentuk dari titk-titik, maka dengan printer jenis ini dapat dicetak bermacam-macam bentuk yang dikehendaki, seperti misalnya grafik ataupun gambar. Dengan menambahkan karbon yang mempunyai beberapa warna, maka dapat dicetak garfik maupun gambar di dalam beberapa warna.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbYehyphenhyphenJRX4zR6lu3bGU8tFZZzxJJJK3Sc_7KUZ2e5MGXxS2PXGs48AKWt3Vh5Fxl0yX7cK-lqjBq7csHbYyIhHbNJ7rzd9MlD44JQGOvTaJ9TS8EL5xWu2N_8KRhiE6gl8MTEFTmGEnRo0/s1600/angka+4+matrix.png
Gambar. Angka 4 dibentuk dari titik-titik yang membentuk matrik 7 baris 5 kolom
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-IWKK8rqdpOoV8NxFKhhXhDCtniuscEBhuTHmH-B374la32MlAporm3X7C7NUxOy9Yu5ofCtlyw4dB7DPHazbJ3JGil8oQiHPUQDa6ogWAezn5iHjh2crjwtLbkcsJfUKFZm8YEpZXW4/s1600/printerdotmatrix.jpg
Gambar. Dot matrix printer
Kelemahan dot matrix printer adalah kualitas karakter kurang baik, karena dibentuk dari titik-titik. Akan tetapi sekarang telah ada beberapa dot matrix printer yang dapat mencetak kualitas karakter yang cukup baik atau terkenal dengan sebutan NQL (Near Letter Quality) bahkan Letter quality.

DAISY WHEEL PRINTER

            Daisy wheel printer juga populer. Printer ini disebut demikian karena menggunakan sebuah roda (wheel), yang berisi karakter-karakter. Tiap-tiap karakter di roda, terletak pada sebuah lengan plastik yang dilekatkan pada pusat roda, sehingga berbentuk seperti bunga seruni (daisy). Roda yang berisi karakter-karakter akan berputar dan akan berhenti pada posisi karakter yang dikehendaki, selanjutnya karakter ini akan diketuk dengan suatu pemukul dan akan tercetak di kertas melaui suatu karbon. 
Hasil dari karakter yang tercetak di kertas mempunyai kualitas yan baik, sehingga printer jenis ini digolongkan juga sebagai letter quality printer, tetapi mempunyai kelemahan, yaitu lebih lambat dibandingkan dengan dot matrix printer. Kecepatan daisy wheel printer sekitar 55 cps (karakter per detik). 
Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRBeo25R-4Y-nayYLnYNk4AAtv4Sh7X6VMV867E4Lp5BXeJZqQOGQDescription: https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR5drwygC6MgWg1WN2LNhH_ddilGb9OvVBhSRgH8LtgxljFk_x31g
Gambar. Daisy wheel printer tiap-tiap ujung lenganya berisi pola dari suatu karakter

Description: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQkLx-SYRvcNtWcmc11OjNyztjUyJU7S-G93Gak_EHANc-zp7S6
Gambar. Daisy wheel printer

THIMBLE PRINTER


            Thimble printer juga merupakan letter quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut dibengkokkan. Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.
Description: http://s7.computerhistory.org/is/image/CHM/102650910p-03-01?$re-zoomed$Gambar. Thimble terdiri dari batangan-batangan bengkok yang pada ujungnya berisi pola dari karakter.

CHAIN PRINTER

Chain Printer mengunakan suatu rantai yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut akan berputar secara horizontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari karakter akan tercetak di kertas. Chain printer mempunyai kecepatan yang tinggi, sampai 1000 baris per menit.
Description: http://pmk2.hostoi.com/wp-content/uploads/2012/11/CHAINPTR.gif
Gambar. Rantai yang berisi kumpulan dari karakter di chain printer

BAND PRINTER

Band Printer cara operasinya sama dengan chain printer, tetapi menggunakan pita besi (steel band) yang berisi kumpulan pola karakter.
           

Description: http://electronicstechnician.tpub.com/14091/img/14091_305_2.jpgGambar. Pita besi yang berisi kumpulan pola karakter

DRUM PRINTER

            Drum printer adalah printer yang kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar suatu drum metal. Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter di drum. Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada bentuk karakter yang diinginkan dan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter tersebut.

Description: http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQMdnIPAGzjvl2lofKv1nPeCPeEU6_oz2tcEF38j7YA9cLYfX-YdA

Description: http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSQtIUw13579CcpGlxFb7otVE2MQgtX5GT_Q3mfmb60A2aEt3_XDescription: http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRZwiM767MyRq8-IbeXzp6IVclKDvvF-iojzzBuolvWKXtILHcEhw
Gambar. Drum yang berisi kumpulan karakter  di drum printer

B. Non-impact printer

            Kalau impact printer dengan mengetuk baentuk dari karakter ke kertas, maka non-impact printer bekerjanya dengan cara menyemprot kertas dengan tinta. Kelemahan dari non-impact printer adalah tidak dapat membuat sekaligus beberapa rangkap hasil cetakan.

INKJET PRINTER 

            Inkjet printer membentuk karakter atau grafik dengan suatu kepala cetak yang mempunyai pipa penyemprot kecil (nozzle) yang menyemprotkan tinta ke kertas. Supaya didapatkan hasil yang tepat dan benar, tinta yang disemprotkan akan diarahkan ke bidang sasaran oleh satu atau lebih electronic deflector yang mengatur posisi horizontal dan vertikal dari tinta yang disemprotkan. Pengaliran tinta akan dilakukan secara kontinu dan bila tidak dibutuhkan untuk suatu bentuk tertentu maka akan dialirkan kembali ke kepala cetak. Inkjet printer akan memberikan kualitas pencetakan yang baik, karena karakter dibentuk dari puluhan titik-titik tinta yang kecil. Beberapa inkjet printer mempunyai kemapuan untuk mencetak image dengan beberapa warna yang menggunakan beberapa nozzle yang terpisah. Kecepatannya sama dengan dot-matrix printer, tetapi lebih senyap dari laser printer dan dapat mencetak 120-240 karakter per menit, atau 1-4 halaman per menit.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSMKvJbek68-PKahlLxhR_cVaDeaJPHVnJpeuIyIVJi6S0R5p7-497v_hCIQZ8GojqwQJSHitZ0bWnvqoR1dysZCbtCOwr_WljptNnKxZNbmWgaZUeAspv4ju4E9A4hEOAEaXQBJULo8XK/s1600/Komponen+dari+inkjet+printer.png
Gambar. Komponen dari inkjet printer
Description: http://img.misco.eu/Resources/images/Modules/InformationBlocks/1210/CAN/CAN-Q/Q600746-Canon-PIXMA-MX925-AIO-Colour-Inkjet-Printer-Front.jpg
Gambar. Inkjet printer

THERMAL PRINTER

            Thermal printer menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing dipanasi secara terpisah. Kertas yang digunakan untuk thermal printer adalah kertas khusus yang peka terhadap panas. Jarum besi yang dipanasin, bila diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebut, menyebabkan bentuk karakter akan terbakar di kertas. Thermal printer tidak dapat mencetak yang berwarna.
Description: http://img.diytrade.com/cdimg/1325425/17227899/0/1290656480/TP27_thermal_printer_mechanism.jpg

ELECTROSTATISTIC PRINTER

            Electrostatistik printer menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang diberi aliran listrik. Cara kerja electrostatistik printer  sama dengan thermal printer, kecuali kertas yang digunakan adalah kertas khusus yang dilapisi dengan alumuium oksida. Electrostatistik printer juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna-warna.

THERMAL TRANSFER PRINTER

            Thermal transfer printer merupakan printer teknologi panas (thermal) yang terbaru dan dapat mencetak dalam bentuk warna-warna. Thermal transfer printer menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan suatu karbon yang mengandung partikel-partikel tinta yang dilekatkan pada lilin. Jika lilin ini meleleh, partikel tinta akan terlepas dan melekat di kertas.
Description: http://img.directindustry.com/images_di/photo-g/thermal-transfer-barcode-label-printer-30640-4554641.jpg
Gambar. Thermal transfer printer

LASER PRINTER

            Laser printer merupakan teknologi gabungan antara teknologi xerographic yang ditemukan di foto copy dengan teknologi laser. Dengan sistem ini, output digital dari komputer akan dirubah menjadi pulsa sinar laser dan ditembakkan ke suatu drum yang peka terhadap sinar laser. Bayangan yang ditangkap di drum akan dikirim ke kertas dengan proses seperti mesin foto copy. Laser printer membentuk karakter dalam bentuk titik-titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan klalitas karakter yang baik.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8RCT0yQ5LZcYfbIFYIhVtf4fiuJ1RYU0KamJfkiTO-j8e1wN_oCVTqfl-MFWQtgNOFKZdbHDnSDYs3beKLsKBl8gzKFK1vws75nyAGETMoLDpOdPmAZnWFPnNV1LMhXTtj1pA0m7VsPU/s1600/Prinsip+Kerja+2.JPG
Gambar. Cara kerja laser printer
Description: http://www.groceryalerts.ca/wp-content/uploads/2013/09/brother-laser-printer.jpg
Gambar. Laser printer

C. Serial Printer

            Serial printer atau disebut juga dengan nama character printer karena cara mencetaknya adalah suatu karakter tiap saat secaras serial. Yang termasuk serial printer adalah dot matrix printer, daisy wheel printer, thimble printer, inkjet printer, thermal printer, electrostatistik printer dan thermal transfer printer. Kecepatan dari serial printer biasanya dengan satuan cps (character per second atau karater per detik).

D. Line Printer

            Line printer bekerja dengan cara mencetak satu  baris sekaligus setiap saat. Yang termasu jenis line printer adalah chain printer, band printer dan drum printer. Kecepatan dari line printer bisanya diukur dengan satuan lpm (lines per minute atau baris per menit)
Description: http://eka08390110005.files.wordpress.com/2008/11/1a0000001.jpg
Gambar. Line printer

E. Page Printer

            Page printer dapat mencetak satu halaman tiap saat. Yang termsauk page printer adalah laser printer. Kecepatan dari pge printer juga biasanya diukur dengan satuan lpm (lines per minute) atau ppm (pages per minute). Kecepatan dari page printer sangat tinggi bisa mencapai 20000 baris dalam tiap menitnya (20000 lpm), yang berarti sekitar  333 baris tiap detiknya. Misalnya satu baris dianggap terdiri dari 80 kolom karakter, maka 20000 lpm = 333 lps = 26640 cps atau sekitar 88 kali lebih cepat dari kecepatan dot-matrix printer yang mempunyai kecepatan 300 cps.
Description: http://museum.ipsj.or.jp/computer/device/printer/images/0073_01_l.jpg
Gambar. Page printer

F. Intelligent Printer Controller

            Intellegent printer controller merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dengan sebuah atau beberapa printer, sehingga sebuah printer dapat digunakan bersama-sama secara otomatis atau dapat dipndahkan antara satu printer dengan printer lain.


Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJj1t6wiYoR0Ypk4jqgoohAHMZn5rxpkrKz1g2gb-9Ffxmxv9BcZ-aVLmaswvfWMo-m6bnb7f8CBwVIDjKkZTztsNSzoDow9dZ0pJTYTqlZHkTqfZf4WUoGPGba2RVAcQWkuo7HC9PJuEB/s1600/1.jpeg
Gambar. Beberapa komputer menggunakan sebuah printer bersama-sama

Printer controller ini dikatakan intelligent karena mempunyai CPU dan memori tersendiri yang akan mengatur penggunaan printer bersama-sama. Memori di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.

2. Plotter

            Alat cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atauu gambar dengan baik adalah plotter. Kebanyakan plotter menggunakan pena (pen plotter) untuk membentuk gambar yang dicetak, tetapi ada juga plotter yang menggunakan cara inkjet. Pen plotter ada yang menggunakan drum ( drum plotter) dan ada juga yang menggunakan meja datar untuk landasan kertasnya (flat-bed plotter) atau meja gulung (roller-bed plotter).


Description: Plotter yang menggunakan roller-bed
Plotter yang menggunakan roller-bed

Bila drum digunakan, kertas diletakkan di atas drum tersebut dan kertas akan turut berputar naik dan turun sesuai gambar yang dihasilkan. Bila digunakan meja datar, kertas yang diletakkan di atas meja tersebut tidak bergerak, tetap ditempatnya, sedang yang bergerak adalah suatu tangan yang memegang pena yang mampu bergerak ke semua arah. Bila digunakan meja gulung, maka kertas yang diletakan di atas meja tersebut dapat bergerak maju dan mundur.

3. COMPUTER OUTPUT TO MICROFILM

            Untuk mengurangi jumlah dari kertas yang dihasilkan dari output komputer, telah dikembangkan beberapa alat, diantaranya adalah computer output to microflm (COM) atau disebut juga dengan micrographic.

Hasil output yang dihasilkan oleh komputer dengan menggunakan COM akan diletakkan pada suatu media microfilm. Dibandingkan dengan output dalam media kertas, output dalam media microfilm akan mengurangi luas tempat pengarsipannya. Tempat arsip akan dapat dikurangi lebih dari 90% dibandingkan bila dilakukan pengarsipan kertas. Diasmping itu kecepatan dari COM lebih cepat dibandingkan dengan page printer.
Suatu microfilm berukuran 10 x 15 cm yang disebut dengan microfiche dapat menyimpan output sebanyak 98 – 10000 halaman output bila dicetak di kertas.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0I5ajPEOnkUxK1DugWrk1CLEdnVsVsJUqCDRINRRUjYG_F81ko01bvDNZAdavLPfzSLYVywKldTWMtitIlM2Mf4N9pcJ5iPcwqQ6cHcQIk-tBjnnMkbIYaX7ntGpBPn6AM2Iv_mO3pjXr/s1600/Microfiche.png
Gambar. Microfiche yang berisi 60 halaman

Hasil yang terekam di microfilm dapat juga nantinya dicetak di kertas atau ditampilkan di layar khusus, yaitu microfilm viewing stations. Kesulitan dari output yang ditampilkan di microfilm adalah sewaktu mencari kembali suatu microfiche di gulungan microfilm. Tetapi sekarang dengan memakai sistem Computer Assisted Retrieval (CAR), pencarian suatu microfiche tertentu dapat dilakukan oleh komputer dengan cepat dan akan ditampilkan di layar bila ketemu.

Alat lain yang berhubungan dengan COM adalah CIM (Computer Input Microfilm), yang digunakan untuk membaca kembali informasi yang tersimpan di microfilm ke komputer untuk pemrosesan selanjutnya.



BAB II

MEDIA PENYIMPANAN FILE /BERKAS

Media Penyimpanan

Peralatan fisik yang menyimpan representasi data.
Media Penyimpanan/storage atau memori dapat dibedakan atas 2 bagian yaitu :
  1. Primary Memory         : Primary Storage atau Internal Storage
  2. Secondary Memory     : Secondary Storage atau External Storage

PRIMARY MEMORY / MAIN MEMORY

Ada  4 bagian didalam primary storage, yaitu :
à        Input Storage Area                 : Untuk menampung data yang dibaca
à        Program Storage Area             : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan
à        Working Storage Area            : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan
à        Output Storage Area     : Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk
sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output. Control Section, Primary Storage Section, ALU  Section adalah bagian dari CPU.
Primary storage dapat juga terbagi berdasarkan pada hilang atau tidaknya data / program di dalam penyimpanan yaitu :
  • Volatile Storage
Berkas data atau program akan hilang jika listrik padam
  • Non Volatile Storage
Berkas data atau program tidak akan hilang sekalipun listrik dipadamkan



Berdasarkan Pengaksesan nya primary memory terbagi menjadi dua yaitu :
  • RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)
Bagian dari main memory, yang dapat kita isi dengan data atau program dari diskette atau sumber lain.  Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja didalam memori.  RAM bersifat VOLATILE. 
  • ROM (READ ONLY MEMORY)
Memori yang hanya dapat dibaca.  Pengisian ROM dengan program maupun data, dikerjakan oleh pabrik.  ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik dengan tujuan-tujuan khusus.  Misal : Diisi penterjemah (interpreter) dalam bahasa basic.
Jadi ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang kita buat.  ROM bersifat NON VOLATILE.

Tipe Lain dari ROM Chip yaitu :
-      PROM ( Programable Read Only Memory )
merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM, pada PROM data akan tetap ada walaupun komputer dimatikan.
Perbedaan mendasar antara PROM dan ROM (Read Only Memory) adalah bahwa PROM diproduksi sebagai memory kosong, sedangkan ROM telah diprogram pada waktu diproduksi. Untuk menuliskan data pada chip PROM, dibutuhkan ‘PROM Programmer‘ atau ‘PROM Burner’

-      EPROM ( Erasable Programable Read Only Memory )
Jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet. Setelah dihapus, EPROM dapat diprogram lagi. EEPROM hampir sama dengan EPROM, hanya saja untuk menghapus datanya memerlukan arus listrik.

-      EEPROM ( Electrically Erasable Programable Read Only Memory )
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. Seperti juga tipe PROM lainnya, EEPROM dapat menyimpan isi datanya, bahkan saat listrik sudah dimatikan.
EEPROM sangat mirip dengan flash memory yang disebut juga flash EEPROM. Perbedaan mendasar antara flash memory dan EEPROM adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan dilakukan pada data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penghapusan dan penulisan data ini dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh karena itu flash memory lebih cepat.
Dengan ROM biasa, penggantian BIOS hanya dapat dilakukan dengan mengganti chip. Sedangkan pada EEPROM program akan memberikan instruksi kepada pengendali chip supaya memberikan perintah elektronis untuk kemudian mendownload kode BIOS baru untuk diidikan kepada chip. Hal ini berarti perusahaan dapat dengan mudah mendistribusikan BIOS baru atau update, misalnya dengan menggunakan disket. Hal ini disebut juga flash BIOS.(dna)

SECONDARY MEMORY

Memori dari pada CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk sementara waktu.  Oleh sebab itu alat penyimpan data yang permanen sangat diperlukan.  Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU pada saat diperlukan.  Alat tersebut dinamakan secondary memory / auxiliary memory atau backing storage.
 Jenis Secondary Storage
¨      Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)
Contoh : Magnetic Tape, Punched Card, Punched Paper Tape
¨      Direct Access Storage Device (DASD)
Contoh : Magnetic Disk, Floppy Disk, Mass Storage
Pada memori tambahan pengaksesan data dilakukan secara tidak langsung yaitu dengan menggunakan instruksi-instruksi seperti GET, PUT, READ atau WRITE.
Beberapa pertimbangan didalam memilih alat penyimpanan :
v  Cara penyusunan data
v  Kapasitas penyimpanan
v  Waktu Akses
v  Kecepatan transfer data
v  Harga
v  Persyaratan pemeliharaan
v  Standarisasi

Ø  Serial / Sequential Access Storage Device (SASD)

Kartu Plong

Kartu plong atau ada yang menyebut dengan kartu pons (punched card) dikembangkan pada tahun 1887 oleh Prof. Dr. Herman Hollerith dan digunakan pertama kali untuk memproses sensus di Amerika Serikat pada tahun 1890. Kartu plong ini disebut dengan 80-column punched card (kartu plong 80 kolom). Kartu plong 80 kolom merupakan kartu untuk komputer yang paling tua, paling populer tetapi sekarang sudah jarang digunakan.
Kartu plong 80 kolom disebut juga dengan nama standard card atau Hollerith card. Kartu ini mempunyai ukuran panjang 18,4 cm, lebar 8,125 cm dan tebalnya 0,0175 cm. Tiap-tiap kartu terdiri dari 80 kolom dan tiap-tiap kolom dapat digunakan untuk merekam 1 karakter, sehingga tiap-tiap kartu dapat menampung maksimum 80 karakter. Tiap-tiap kolom terdiri dari 12 posisi pengeplongan yang membentuk 12 baris horizontal. Karakter yang direkam untuk tiap-tiap kolom dilakukan  dengan cara melubangi (mengeplong) baris-baris tertentu sesuai dengan kode yang dipergunakan, yaitu Hollerith code (kode Hollerith). Baris ke 12 dan ke 11 serta baris ke 0 pada kartu plong disebut dengan zone-punch rows (baris-baris pengeplongan zona). Sedang baris ke 0 sampai dengan baris ke 9disebut dengan digit rows (baris-baris angka). Baris 0 selain dalam zone-punch rows juga termasuk dalam digit rows.
Description: http://dachun91.files.wordpress.com/2012/10/kartu-plong.jpg
Description: http://dc223.4shared.com/doc/EphoFWEb/preview_html_3382088b.jpg
Gambar. Kartu plong.
Kode untuk karakter huruf dan karakter khusus menggunakan kombinasi baris-baris pengeplongan zona dan baris-baris pengeplongan angka. Sedang kode untuk karakter angka hanya menggunakan baris-baris pengeplongan angka saja.
Kumpulan dari kartu-kartu plong disebut dengan sebuah deck. Bila kumpulan dari kartu plong itu berisi data yang sejenis, maka membentuk suatu file. Tiap-tiap kartu plong dapat digunakan untuk sebuah record, sehingga kartu plong dikatakan juga sebuah unit record.
Sekitar tahun 1960, IBM memperkenalkan komputer IBM System/3 menggunakan kartu plong yang berbeda dengan kartu plong 80 kolom, yaitu 96-column punched card (kartu plong 96 kolom).                     
IBM 96-column punched card mempunyai beberapa perbedaan dengan IBM 80-column punched card, yaitu sebagai berikut.
    1. Ukurannya lebih kecil (panjang 6,575 cm dan lebar 8,125).
    2. Daerah pengeplongan dibagi menjadi 3 daerah yang disebut dengan tiers. Masing-masing daerah pengeplongan terdiri dari 32 kolom, jdi total 3 daerah pengeplongan adalah 96 kolom.
    3. Lobang pengeplongan bentuknya bundar, sedang kartu plong 80 kolom lobang pengeplongan bentuknya empat persegi panjang.
    4. Kode yang dipergunakan berdasarkan kode SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code).
Tabel. Kombinasi posisi baris pengeplongan kode SBCDIC di kartu plong 96 kolom.
Posisi baris pengeplongan khusus untuk karakter huruf dan karakter angka di kartu plong 80 kolom yang menggunakan kode Hollerith mempunyai hubungan tertentu dengan posisi baris pengeplongan di kartu plong 96 kolom yang menggunakan kode SBCDIC.
Misalnya karakter huruf “A” di kartu plong 80 kolom posisi pengeplongan adalah baris 12,1, maka di kartu plong 96 kolom akan di posisi baris B,A,1 (dari tabel tampak posisi baris ke 12 pada kartu plong 80 kolom adalah posisi baris B dan A pada kartu plong 96 kolom). Karakter huruf “P” di kartu plong 80 kolom menempati posisi baris pengeplongan 11 dan 7, maka di kartu plong 96 kolom akan menempati posisi baris pegeplongan B,4,2 dan 1.
Informasi yang akan direkam di kartu plong dilakukan dengan alat pengeplongan kartu (card punch) an dibacakan ke komputer dengan alat pembaca kartu (card reader).

PITA KERTASW

Paper tape (pita kertas) merupakan lembaran kertas menerus yang umumnya mempunyai ukuran lebar 21/2 cm (1 inchi) dan ada pula yang  mempunyai ukuran lebar 7/8 inchi atau 11/16 cm. Karakter direkam di pita kertas dengan cara melubanginya. Posisi pelubangan di pita kertas menggunakan kombinasi dari 5 baris lubang atau 8 baris lubang. Posisi lubang ini disebut dengan channel. Pita kertas tidak populer sebagai media simpanan luar dan semakin jarang digunakan.
Description: http://mailbanget.files.wordpress.com/2009/10/pita-kertas.gif?w=300&h=165
Gambar. Pita kertas 8 channel
Data direkamkan pada pita kertas dengan menggunakan alat pengeplongan pita kertas (paper tape punch). Alat ini biasanya dihubungkan dengan komputer atau mesin-mesin khusus yang lainnya, seperti misalnya mesin akuntansi.
Description: http://media.ibm1130.org/static_image/IBM1055.jpeg
Gambar. Alat pengeplongan pita kertas IBM 1055
Data yang terekam di pita kertas dapat dibacakan kembali ke komputer melalui pembaca pita kertas (paper tape reader).
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c3/IBM2314DiskDrivesAndIBM2540CardReaderPunch.jpg
Gambar. Paper tape reader IBM 1054

PITA MAGNETIK

Magnetic tape (pita magnetik) telah banyak digunakan sebagai media simpanan luar sejak sekitar tahun 1950 di komputer UNIVAC. Pita magnetik dibuat dari pita plastik tipis yang dilapisi dengan lapisan magnet iron-oxide berwarna merah kecoklatan. Pita magnetik yang berbentuk reel-to-reel tape banyak digunakan untuk komputer-komputer besar, sedang yang berbentuk cartridge tape banyak digunakan untuk komputer mini dan yang berbentuk cassette banyak digunakan untuk komputer mikro.

                Reel-To-Reel Tape

Reel-to-reel tape merupakan bentuk pita magnetik yang paling tua. Reel-to-reel tape yang standar mempunyai ukuran ½ inchi dan panjangnya sekitar 2400 feet.
Description: http://akhmad46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2011/06/Reel-to-reel-tape.png
Gambar. Rel-to-reel tape dengan lebar ½ inchi, panjangnya 2400 feet dengan kepadatan 6250 bit tiap inchinya.
Untuk tiap-tiap rell pita magnetik, awal dan akhir dari pita di reel terdapat suatu daerah yang tidak digunakan untuk merekam data yang disebut dengan leader. BOT (beginning-of-tape) marker yaitu daerah yang merupakan penunjuk awal dari tape dan EOT (end-of-tape) marker merupakan penunjuk akhir dari tape yang dapat digunakan untuk merekam data. Volume menunjukkan identitas dari tape, yang biasanya tiap-tiap tape mempunyai identitas nomer atau kode tersendiri.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiyjsiZSxZXe65da0O__VaNYTaBEpxGrLuiPBlYUUJLRKzsRqPjVm3oW_RpCMBHY0P4O3J43FlHOgzkGV7mLlMsYpi1NNZGpPDfqSUmYGp3-6lTtC7GAdvN7JidWkmW9_-sxHCHcAF_kZY8/s200/jujj.jpg
Gambar. Susunan data suatu pita magnetik di reel.
Header label menunjukkna informasindari suatu file. Termasuk nama dari file dan tanggal perekaman dari file. Trailer label berisi informasi yang sama dengan header label ditambah dengan informasi jumlah dari record file bersangkutan untuk keperluan control total (kontrol dari jumlah record yang ada di file).
Data yang tersimpan di pita magnetik disimpan dalam bentuk physical record. Masing-masing record di pita magnetik dipisahkan dengan suatu gap (pemisah) yaitu interrecord gaps (IRG). Susunan record yang demikian disebut dengan unblocked record lebar dari gap biasanya sekitar ½ sampai 1 inchi.
Description: http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTynZkFsIxYn-VUoGstt1T-C04-XWTg1dQKckD58BiDH3DqxIad
Gambar. Unblocked record

Gap tersebut tidak dapat digunakan untuk merekam data, sehingga semakin banyak gap , berarti semakin banyak tempat yang terbuang. Untuk menghemat tempat yang terbuang, maka beberapa record dapat dijadikan sebuag block dan masing-masing block hanya dipishkan dengan sebuah gap saja, yaitu interblock gaps (IBG). Jumlah dari record untuk tiap block disebut dengan blocking factor. Misalnya tiap block berisi 3 buah record, maka disebut dengan mempunyai blocking factor 3.
Description: http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRi9WW2-NefSHCgquS8XZfyDe2-QDlH3wN28zskYvRzn38BiAlD-Q
Gambar. Block record dengan blocking factor 3.
Jumlah dari data yang dapat diletakkan di pita magnetik untuk suatu panjang yang tertentu disebut dengan tape density (kepadatan pita). Semakin padat, maka semakin besar kapasitas dari pita untuk suatu panjang tertentu. Tentu saja kepadatan yang tinggi (high density) yang diharapkan.  Kepadatan ini ditunjukkan dengan ukuran bytes per inc (bpi), yang dapat berkisar antara 556 byte tiap inchinya sampai dengan 6250 bpi. Bila suatu reel pita magnetik mempunyai panjang 2400 feet (2400 x 12 inchi= 28800 inchi) dengan kepadatan 6250 bpi, maka mempunyai kapasitas 180 juta byte (28800 x 6250 byte) atau sama dengan 2.250.000 lembar kartu plong 80 kolom. Data yang direkam di pita magnetik diwakili dengan suatu kode SBCDIC yang sama dengan yang dipergunakan di kartu plong 96 kolom. Kombinasi baris yang berisi titik-titik magnetik tiap-tiap kolomnya mewakili sebuah karakter. Baris-baris di pita magnetik yang berisi titik-titik magnetik disebut dengan track. Umumnya sebuah track tambahan dibutuhkan untuk keperluan parity checking. Jadi bila kode SBCDIC terdiri dari kombinasi 6 bit, maka dibutuhkan sebanyak 7 buah track yang terdiri dari 6 buah track dan sebuah track untuk parity checking.
Kalau digunakan cara even parity dalam parity checking, maka titik-titik magnetik tiap kolomnya harus berjumlah genap. Kalau tidak berjumlah genap, maka berarti data yang direkam tidak benar.

                Cartride Tape

Catride type  atau disebut juga streaming tape dirancang khusus untuk menyimpan hasil dari suatu backup dari file di disk. Suatu backup file adalah salinan dari file yang digunakan untuk cadangan atau pelindung bila file yang asli rusak atau mungkin hilang. Cartridge tape banyak digunakan pada komputer mini.
Alat untuk membaca atau merekamkan data di cartridge tape adalah cartridge tape unit. Yang biasanya di dalamnya juga terdapat suatu hard disk dengan disk drive-nya.
Description: http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRjnA7c1lNe3iL5c2ul0TY_gHZ89P-v08cwao9bgsnhN4STcFol
Gambar. Cartridge tape unit dan cartridge tape untuk membuat backup dari file.

Cassette Tape

Pita magnetik yang banyak digunakan di komputer micro adalah cassette tape yang juga banyka digunakan untuk merekam lagu-lagu. Jadi selain untuk merekam musik atau suara, cassette tape dapat juga digunakan untuk merekam sinyal berbentuk bilangan binari yang dikenal oleh komputer. Suatu teknik yang digunakan untuk mewakili bilangan binari di cassette taoe dikenal dengan nama FSK (Frequency Shift Keying).
Sebagai pembaca atau perekam data di cassette tape dapat digunakan tape recorder biasa.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5B2Nb08EXMItC3NeYTyzk8h9DHt3VOUhTyJ-ipIvQ8fdZn229UurnG41rOpog8sieUJqT4pHP2p3odaG9nULGP6_xKlw0iXZN9gOzQ_bg7SeilpD1B59hYZZZpFjKddH60k1tO4Al3FTK/s320/asis-sugianto.blogspot.com-dat.jpeg
Gambar. Cassette tape system kapaitas 20 MB.

Disamping cassette tape biasa yang sering dipergunakan untuk merekam lagu-lagu, cassette tape berukuran lebih kesil juga dipergunakan sebagai simpanan luar yang disebut dengan microcassette tape.

Ø  DIRECT ACCES STORAGE DEVICE (DASD)

Kebutuhan dari simpanan luar yang sifatnya pemasupan secara langsung telah dirasakan sejak komputer generasi pertama dan mulai digunakan pertama kalinya di sistem komputer RAMAC 305 pada tahun 1956. Kelebihan dari DASD dibandingkan dengan SASD adalah kecepatan dari waktu pemasupannya dan banyak aplikasi yang membutuhkan hal seperti ini. Simpanan luar yang termasuk DASD diantaranya adalah magnetic disk, tape strip cartridge, optical disk, magneticdrum dan magnetic buble memory.

MAGNETIC DISK

Magnetick disk (piringan disk magnetik) adalah simpanan luar yang terbuat dari satu atau lebih piringan yang bentuknya seperti piringan hitam yang terbuat dari metal atau dari plastik dan permukaannya dilapisi dengan lapisan magnet iron-oxide. Disk magnetik yang terbuat dari plastik dan terdiri dari sebuah piringan saja disebut dengan floppy disk, yaitu micro disk dan mini disk, sedang yang terbuat dari metal dan terdiri dari banyak piringan disebut dengan hard disk.

                Micro Disk

Micro disk (disk mikro) terbuat dari piringan plastik berukuran diameter yang cukup kecil yaitu 3 ½ inchi yang dapat dimasukkan ke dalam saku baju. Piringan dari micro disk dibungkus kedalam suatu tempat yang terbuat ari plastik keras sehingga lebih awet, tidak mudah  tergores dan tidak mudah tertekuk.
Description: http://img.diytrade.com/cdimg/605632/4292829/0/1242973172/MDS_Micro_Disk_SATA_Module.jpg
Gambar. Micro disk 3 ½ inchi yang terbungkus dengan plastik keras
Micro disk karena terbuat dari piringan plastik yang lentur, disebut juga dengan nama micro floppy. Micro disk merupakan perkembangan dari mini disk dan mulai banyak digunakan di komputer-komputer mikro..

                Mini Disk

Pada tahun 1972 IBM memperkenalkan mini disk sebagai media menyimpan program untuk mainframe computer. Mini disk disebut juga dengan nama floppy disk, mini floppy disk, flexible disk atau diskette. Mini disk terbuat dari plastik tipis yang lentur dan dilapisi dengan lapisan magnetik serta dibungkus dengan suatu jaket pelindug.
                       
Read/write protect notch (lubang proteksi baca atau tulis) bila ditutupi, maka mini disk sifatnya menjadi read-only, yaitu informasi hanya bisa dibaca, tetapi tidak bisa bisa direkamkan ke mini disk. Walaupun piringan di mini disk sudah dibungkus dengan jaket pelindung, tetapi karena sifatnya yang lentur dan mudah tertekuk serta masih ada beberapa lubang di jaket, maka mini disk tersebut harus ditangani dengan hati-hati.
Suatu mini disk diorganisasikan dengan dibagi menjadi beberapa lingkaran konsentris yang disebut dengan track serta dibagi dlam potongan-potongan melintang yang disebut dengan sector. Jumlah dari sector tergantung dari sistem disk yang dipergunakan untuk masing-masing komputer (umumnya 8 sector atau lebih).  
Banyaknya informasi yang mampu direkamkan di permukaan disk tergantung dari density (kepadatan) disk. Kepadatan dari mini disk ditentukan denan 2 cara.
Description: http://zagha24.files.wordpress.com/2010/10/21.jpg
                        Gambar. Track dan sector di permukaan mini disk.
Yang pertama adlah track density, yaitu jumlah dari track di permukaan disk yang diukur dengan satuan track per inch (tpi). Yang kedua adalah linear density, yaitu jumlah dari bit yag dapat direkamkan tiap inchi untuk tiap inchi untuk tap track.
Pertama kali mini disk mempunyai kepadatan 48 tpi dan 2800 bit per inchi per track yang disebut dengan single density (kepadatan tunggal). Melalui peningkatan teknologi, linear density dari mini disk telah digandakan, yang disebut dengan double density (kepadatan ganda).
Permukaan piringan yang dilapisi dengan zat magnetik dapat berupa satu sisi, yang disebut dengan single sided (satu sisi) atau dapat kedua-duanya yang disebut dengan double sided (dua sisi).
Oleh karena itu, dikenal beberapa istilah dalam mini disk, yaitu sebagai berikut ini.
Ø  Single sided single density atau SSSD (satu sisi kepadatan tunggal)
Ø  Single sided double density SSDD (satu sisi kepadatan ganda)
Ø  Double sided single density DSSD (dua sisi kepadatan tunggal)
Ø  Double sided double density DSDD (dua sisi kepadatan ganda)

Pemilihan mini disk tergantung dari sistem disk dan disk drive  dari komputer yang dipergunakan. Kalau suatu disk drive hanya menggunakan sebuah read/write head saja, maka cukup digunakan single sided, karena yang dipergunakan hanya satu sisi saja, contohnya disk drive yang dipergunakan di komputer Apple II. Kalau suatu disk drive menggunakan dua buah read/write head sekaligus untuk dua buah sisi disk, maka akan lebih baik bila digunakan double sided, walaupun dapat juga dipergunakan single sided (sebuah sisi tidak aman untuk menyimpan informasi, karena lapisan magnetik hanya ada pada satu sisi saja).
Ukuran diameter dari mini disk yang tersedia adalah 5 ¼ inchi dan 8 inchi. Komputer mikro sampai dengan era IBM PC AT banyak yang menggunakan 5 ¼ inchi.

HARD DISK

Hard disk (disk keras) terbuat dari piringan keras dari bahan alumunium atau keramik yang dilapisi dengan zat magnetik. Karena piringan dari hard disk bentuknya keras dan kaku, maka suatu hard disk dapat terdiri dari 5 samapai 100 piringan yang disusun. Ukuran dari diameter piringan umumnya adalah 14 inchi atau 8 inchi atau 5 ¼ inchi. Diameter 14 inchi dan 8 inchi banyak digunakan di komputer besa dan komputer mini, sedang yang berdiameter 5 ¼ inchi banyak digunakan di komputer mikro. Kapasitas dai hard disk berkisar dari 5 Megabyte sampai deangan 1 Gigabyte. Komputer mikro sekarang banyak yang menggunakan hard disk dengan kapasitas 1 GB sampai dengan 10 GB. Hard disk yang terpasang di hard disk drive berputar dengan kecepatan yang tinggi, berkisar dari 40 sampai 1000 putaran perdetiknya. Sementara hard disk berputar, read/write head membaca atau merekam informasi di piringan. Sampai dengan 800.000 karakter dapat dibaca tiap detiknya.  Setiap piringan terdiri dari 2 buah permukaan. Hard disk yang terdiri dari susunan dari beberapa piringan, umumnya permukaan atas dari piringan teratas dan permukaan bawah dari piringan paling bawah tidak digunakan untuk merekam informasi. Jadi jjumlah permukaan yang digunakan di suatu hard disk adalah sebanyak dua kali jumlah piringan di kurangi dua. Misalnya hard disk yang terdiri dari 6 buah susunan piringan, maka akan terdapat 10 buah permukaan yang digunakan, diberi nomer permukaan 0 sampai dengan nomer permukaan 9. Akan tetapi ada juga hard disk yang permukaan atas daripiringan teratas dan permukaan bawah dari piringan paling bawah juga digunakan, misalnya hard disk drive merk Vertex.
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/bf/Open_Priam_v185_%2872MB%29_Harddisk.jpg/150px-Open_Priam_v185_%2872MB%29_Harddisk.jpg
Gambar. Hard disk Vertex V185 yang terdiri dari 4 buah piringan dengan 8 permukaan yang digunakan, berkapasitas 85 MB, transfer rate 5 mbit/detik.
 Seperti halnya dengan mini disk, tiap-tiap piringan di hard disk dibagi dalam beberapa lingkaran konsentrasi yang disebut dengan track. Track biasanya diberi nomor urt mulai dari nomor track 0 dari ujung lingkaran terluar.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEY-meibifjDoDWsBzjW9A0vZ0EdsPzBh-83eP2I_jwYGcyXp9FHTJMkXh0NsKah5vXmrlN9KV9VAS6xwAY8guP9ZcoQM8fSRplwznlWhU0dl4-Bh5kVqbDnKBBwMpE7iUh8udPcEJvRM/s1600/MILA.PNG
                        Gambar. Suatu hard disk yang menunjukkan track dan silinder ke 20.
Kalau dalam mini disk dipergunakan sistem sector, maka di hard disk, biasanya digunakan sistem cylinder, yaitu kumpulan dari nomer track yang sama untuk semua piringan. Data yang diletakkan di hard disk, akan direkamkan pada suatu track tertentu di permukaan, bila satu tracksudah penuh, maka akan dilanjutkan pada nomor track yang sama di permukaan selanjutnya, baru track yang lain. Bila dibayangkan dengan menarik titik-titik lingkaran dari suatu track tertentu dari piringan teratas sampai piringan terbawah, maka akan tampak seperti sebuah silinder, maka kemudian sistem ini disebut dengan cylinder (silinder). Dengan sistem demikian, akan membuat gerak dari lengan read/write head akan lebih efisien, sehingga kecepatan pemasupann dari hard disk lebih cepat dibandingkan dengan mini disk.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgopJ172rFqANF9PTfxKjRSbY5bMLV83-gOrj_zQqSxIMJYdq3fib0eiA1qV1t5dnw_FpMbH0NbPU3XE0LujswTxV5lFUHvJaPndmhF9d44RXFr1M6jjPsUdrMLZEttHLEr4Bb11yMC_AY/s1600/Cylinder.jpg
Gamabr. Silinder di hard disk.

Hard disk dapat berupa removable disk (disk pack), fixed disk (winchester disk) atau disk cartridge.
Removable disk atau disebut juga dengan disk pack adalah hard disk yang dapat dilepas dari alat penggeraknya (disk drive) dan read/write head letaknya ada di disk drive tidak di dalam hard disk. Keuntungan dari removable disk adalah dpat dilepas dari alat penggeraknya, sehingga dapat diganti-ganti dengan yang lainnya dan dapat dibawa-bawa. Sedang kelemahannya adlah kemungkinan permukaan piringan dapat rusak karena tergores dengan read/write head sewaktu dipasangkan ke disk drive. Akan lebih aman bilamana read/write head berada bersama-sama di dalam hard disk yang tertutup.
Description: http://www.excaliburdatarecovery.com/images/picinsp.jpg
Gambar. Removable disk atau disk pack.
                       
                       
Fixed disk merupakan hard disk yang diletakkan dalam suatu tempat tertutup bersama-sama dengan read/write head-nya. Dengan diletakkan di tempat yang tertutup, maka read/write head dapat diletakkan pada posisi yang sangat dekat sekali tanpa menyentuh dari permukaan piringan, sehingga waktu pemasupan akan lebih cepat.
Hard disk yang menggunakan tempat tertutup tersebut dikatakan menggunakan teknologi winchester, sehingga disebut dengan winchester disk. Dengan teknologi Winchester, read/write head dapat diletakkan dengan sangat dekat sekali dari permukaan piringan, yaitu sekitar 1/20 juta inchi.
Kelemahan dari winchester disk adalah karena hard disk terpasang secara permanen di komputer, maka tidak mudah dilepas dan diganti dengan yang lain dan dibawa-bawa seperti removable disk.
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1e/Hard_disk_dismantled.jpg
                        Gambar. Winchester disk yang berukuran diameter 5 ¼ inchi.
Disk cartridge merupakan hard disk yang sifatnya removable, yaitu dapat dipasang dan dilepas dari disk drive-nya. Disk cartridge, seperti mini disk, tetapi dengan kapasitas yang besar. Disk cartridge juga dipergunakan untuk keperluan membuat backup dari file. Biasanya bila digunakan winchester disk, sebagai media back up dapat digunakan cartridge tape atau disk cartridge ini. Kecepatan dari disk cartridge lebih lambat dari winchester atau removable disk.
Description: http://museum.ipsj.or.jp/computer/device/magnetic_disk/images/0035_02_l.jpg
Gambar. Disk cartridge

HARD CARD

Hard card mulai diperkenalkan untuk komputer mikro , yaitu berupa memori di dalam suatu card bersma-sama dengan contoller-nya. Bila komputer anda tidak mempunyai tempat untuk winchester disk, maka dengan terpaksa Anda harus mengorbankan sebuah disk drive bila akan menggunakan hard disk. Untuk komputer mikro yang tidak menyediakan tempat untuk hard disk (misalnya komputer micro portable compaq), maka dapat digunakan hard card. Hard card dapat dipasang di sllah satu slot di komputer IBM PC, IBM PB-XT, Compaq dan komputer-komputer mikro IBM PC kompatible lainnya. Hard card disebut juga dengan nama file-card, karena file tersimpan di card.

TAPE STRIP CARTRIDGE

Pita magnetik relativ harganya lebih murah dibandingkan dengan disk magnetik. Sedang disk magnetik mempunyai waktu paemasuan yang lebih cepat dibandingkan dengan pita magnetik. Ide untuk menggabungkan keduanya diterapkan pada suatu simpanan luar tape strip cartridge.
IBM menyebut tape strip cartridge dengan istilah mass storage system. Misalnya IBM 3850 mass storage system menggunakan suatu strip pita magnetik yang panjangnya 770 inchi dengan lebar 3 inchi. Masing-masing strip pita magnetik digulung dan disimpan di suatu silinder cartridge berdiameter 2 inchi dan panjangnya 4 inchi. Tiap-tiap cartridge dapat menyimpan data sampai 50 juta byte dan diletakkan pada suatu tempat berbentuk sel-sel yang menyerupai  rumah lebah tempat madu (honeycomb). Tiap-tiap sel digunakan untuk menempatkan sebuah cartridge. Sistem ini dapat menyimpan data yang sangat besar, samapi dengan 400000 buku seperti buku yang anda baca ini dapat disimpan. Cartridge di sel yang akan dibaca, diambil dengan menggunakan suatu alat lengan electromekanik dengan instruksi dari CPU. Waktu yang diperlukan untuk mengambil cartridge tersebut sekitar 4 sampai dengan 8 detik . setelah cartridge diambil, informasi didalamnya dibaca dan dipindahkan ke disk magnetik untuk di proses.
Description: http://sysrun.haifa.il.ibm.com/ibm/history/exhibits/storage/images/PH3850C.jpg
Control data corporation juga menawarkan sistem tape strip cartridge yang disebut dengan control data 38500. Sistem ini menggunakan 2000 cartridge yang masing-masing cartridge berisi pita magnetik dengan ukuran panjang 150 inchi dan lebar 2,7 inchi, yang mampu menyimpan informasi sebanyak 8 jua bit tiap cartridge-nya. Kelebihan dari control data 38500 ini adalah onformasi yang dibaca dari cartridge langsung disimpan di main memory tidak ke disk magnetik, sehingga waktu pemasupan akan lebih cepat.

OPTICAL DISK

Teknologi optical disk sekarang banyak digunakan pada peralatan elektronik video dan musik sebagai pengganti pita cassette biasa yang disebut dengan video disk. Pada sekitar tahun 1980 telah dilakukan percobaan oleh Norh America Philips yang kemudian dihasilkan optical disk system yang didasarkan pada video disk 12 inchi. Data dapat disimpan pada optical disk yang mempunyai 4000 track dan 132 sector tiap sisinya, yang mampu merekam data sebesar 1 milyard karakter. Optical disk sedang dikembangkan untuk dapat menyimpan data lebih dari 12,5 milyard byte atau 100 milyard bit per sisinya.
Optical disk sebenarnya telah diteliti pada tahun 1960 oleh Stanford Ovshinsky yang merupakan penemu optical disk.
Description: http://evworld.com/press/stanford_ovshinsky1980.jpg
Gambar. Stanford Ovshinsky penemu.
Data direkamkan di optical disk dengan cara membakar titik-titik kecil di lapisan permukaan disk dengan sinar laser. Karena perekaman data dengan cara pembakaran, maka optical disk tidak dapat dihapus dan tidak dapat digunakan ulang untuk keperluan lain, jadi sifatnya simpanan yang betul-betul permanen. Teknik yang terbaru telah dikembangkan supaya optical disk dapat dihapus dan dipergunakan ulang lagi. Perusahaan Matsushita di Jepang pad atahun 1983 telah berhasil mengembagkan optical disk yang dapat dihapus kembali.
Optical disk mulai bnayk digunakan di komputer mikro. Optical disk ini disebut dengan nama CD-ROM (Compact Disk-Read Only Memory). CD-ROM  mempunyai ukuran 12 cm (4,7 inchi) dan dapat menyimpan data sampai dengan 600 MB (megabyte) yang ekuivalen dengan lebih dari 400 micro disk berukuran 1,44 MB. CD-ROM menggunakan teknologi sinar laser dan bersifat WORM (Write Once, Read Many), yaitu hanya dapat direkam sekali, tetapi dibaca berkali-kali.

MAGNETIC DRUM

Magnetic drum (drum magnetik) terbuat dari suatu drum silinder yang permukaannya dilapisi dengan zat magnetik. Permukaan dari drum tersebut dibagi ke dalam beberapa track. Masing-masing track mempunyai satu atau lebih read/write head.
Description: http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRSk-msE3fnps7fIpWFZITnyEzMdXp6aTsv78MmvpFSYin4KSDspg
Gambar. Magnetik drum.

Magnetik drum sifatnya sma dengan fixed disk, yaitu tidak dapat dilepas dan diganti dari unitnya. Waktu pemasukan dari magnetik drum lebh cepat dibandingkan magnetik disk. Magnetik drum dulunya banyak di komputer besar, tetapi sekarang sudah jarang dipergunakan.

MAGNETIC BUBBLE MEMORY

Magnetic bubble memory atau disebut juga magnetic bubble storagedirancang dan dikembangkan dari chip IC.Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/77/Polio_EM_PHIL_1875_lores.PNG
Gambar. Area di magnetic bubble memory yang dilihat melalui mikroskope elektron.
Magnetic bubble memory, bekerja dengan prinsip medan magnet. Jika suatu medan magnet didekatkan ke chip, beberapa area di chip akan menegang dan yang lainnya akan mengendur. Kalau dilihat dari mikroskope elektron, area ini akan seperti gelembung (bubble).
Pada waktu pertama kali dilakukan penelitian di tahun 1970, beberapa peneliti berkeyakinan bahwa magnetic bubble memory dapat menggantikan sistem disk magnetic, tetapi pengharapan yang optimis tersebut tampaknya tidak terealisir. Magnetic bubble memory sifatnya adalah nonvolatile dan mahal. Beberapa perusahaan telah meninggalkan penelitian dan pengembangan dari magnetic bubble memory.







DAFTAR PUSTAKA


Hartono, Jogiyanto. 1999. PENGENALAN KOMPUTER. Jogjakarta : Andi.

1 komentar: