Program Pascal Rental Mobil
Program Pascal Rental Mobil menggunakan pengurutan selection minimum short dan pencarian menggunakan binary search.
Laporan Kegiatan Pementasan Drama
Ini adalah karya dari kelas XII IPA 1 di SMA Negeri 1 Sliyeg, Kab. Indramayu.
Pariwisata Indramayu
Sebagai wong dermayu kita kudu bangga, kudu melestarikan budayae, kudu njaga lingkungane, lan kudu memajukan, soke masyarakate sejahtera.
Cara Membuat WiFi dengan Mudah tanpa Software (hanya menggunakan cmd)
Tips dan trik cara membuat wifi mudah, praktis tanpa download ataupun instal software apapun, caranya sangat simpel tanpa perlu keahlian khusus.
Free Download Software Cisco Packet Tracer
Download Software Cisco Packet Tracer Full Version ini dengan mudah.
Tampilkan postingan dengan label Algoritma dan Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Algoritma dan Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 Maret 2015
Algoritma Utama untuk Single Linked List
{Algoritma Utama}
Algoritma_penyisipan_Single_Linked_List
Kamus :
{prototype}
Procedure isi_elemen(Output elemen : tipedata)
Procedure sisip_depan_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
Procedure sisip_belakang_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
Procedure sisip_tengah_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
{deklarasi}
nama_pointer = ↑simpul
simpul = Record
< info : tipedata,
next :
nama_pointer>
EndRecord
awal, akhir : nama_pointer {pointer penunjuk}
menu : integer
elemen : tipedata
Algoritma :
{penciptaan list}
awal ß nil
akhir ß nil
{penyisipan}
Repeat
output(“Menu Pilihan”)
output(“==========”)
output(“1. Sisip Depan”)
output(“2. Sisip Tengah”)
output(“3. Sisip Belakang”)
output(“0. Keluar”)
Input(menu)
Depend on (menu)
(menu = 1) : isi_elemen(elemen)
sisip_depan_single(elemen, awal, akhir)
(menu = 2) : isi_elemen(elemen)
sisip_tengah_single(elemen, awal, akhir)
(menu = 3) : isi_elemen(elemen)
sisip_belakang_single(elemen, awal, akhir)
EndDepend
Until (menu = 0)
Jangan lupa tinggalkan komentar ...., Terimaksih
Algoritma Isi Elemen untuk Single Linked List
Algoritma Isi Elemen untuk Single Linked List
Procedure isi_elemen(Output elemen : tipedata)
{I.S. : user memasukkan
data yang akan disisipkan (elemen)}
{F.S. : mengahsilkan data
yang akan disisipkan (elemen)}
Kamus :
Algoritma :
Input(elemen)
EndProcedure
Jangan lupa tinggalkan komentar ...., Terimaksih
Algoritma Sisip Tengah untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Tengah untuk Single Linked List
Procedure sisip_tengah_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
{I.S. : data yang akan disisipkan (elemen), pointer penunjuk awal dan
pointer penunjuk akhir sudah terdifinisi}
{F.S. : menghasilkan satu simpul yang disisipkan di tengah pada single
linked list}
Kamus :
baru,bantu :
nama_pointer
ketemu : boolean
datasisip : tipedata
Algoritma :
If (awal = nil)
Then
Alloc(baru)
baru↑.info ß elemen
baru↑.next ß nil
awal ß baru
akhir ß baru
Else
Input(datasisip)
bantu ß awal
ketemu ß false
While
(not ketemu and bantu ≠ nil) do
If
(datasisip = bantu↑.info)
Then
ketemu
ß true
Else
bantu
ß bantu↑.next
EndIf
EndWhile
If
(ketemu)
Then
Alloc(baru)
baru↑.info
ß elemen
If
(bantu = akhir)
Then
sisip_belakang_single(elemen,awal,akhir)
Else
baru↑.next
ß bantu↑.next
bantu↑.next
ß baru
EndIf
Else
Output(“Data
yang akan disisipkan tidak ada”);
EndIf
EndIf
EndProcedure
Jangan lupa tinggalkan komentar ...., Terimaksih
Baca juga :
Algoritma Sisip Depan untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Belakang untuk Single Linked List
Algoritma Isi Elemen untuk Single Linked List
Algoritma Utama untuk Single Linked List
Baca juga :
Algoritma Sisip Depan untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Belakang untuk Single Linked List
Algoritma Isi Elemen untuk Single Linked List
Algoritma Utama untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Belakang untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Belakang untuk Single Linked List
Procedure sisip_belakang_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
{I.S. : data yang akan disisipkan (elemen), pointer penunjuk awal dan
pointer penunjuk akhir sudah terdifinisi}
{F.S. : menghasilkan satu simpul yang disisipkan di belakang pada single
linked list}
Kamus :
baru : nama_pointer
Algoritma :
Alloc(baru)
baru↑.info ß elemen
baru↑.next ß nil
If (awal = nil)
Then
awal ß baru
Else
akhir↑.next ß baru
EndIf
akhir ß baru
EndProcedure
Jangan lupa tinggalkan komentar ...., Terimaksih
Baca juga :
Algoritma Sisip Depan untuk Single Linked List
Algoritma Sisip Depan untuk Single Linked List
Procedure sisip_depan_single(Input elemen : tipedata, I/O awal, akhir : nama_pointer)
{I.S. : data yang akan disisipkan (elemen), pointer penunjuk awal dan
pointer penunjuk akhir sudah terdifinisi}
{F.S. : menghasilkan satu simpul yang disisipkan di depan pada single
linked list}
Kamus :
baru : nama_pointer
Algoritma :
Alloc(baru)
baru↑.info ß elemen
If (awal = nil)
Then
baru↑.next ß nil
akhir ß baru
Else
baru↑.next ß awal
EndIf
awal ß baru
EndProcedure
Jangan lupa tinggalkan komentar ...., Terimaksih
Program Data Mahasiswa Menggunakan Array of Record (Dalam Bahasa Pascal)
Source Program Dari Data Mahasiswa Menggunakan Array of Record (Dalam Bahasa Pascal)
Syarat copas adalah ATM :
A : Amati
T : Tiru
M : Modifikasi dengan versi sendiri
program Data_Mahasiwa;
{I.S : user
memasukkan banyaknya data (N) dan record mahasiswa (1..N)}
{F.S :
menampilkan daftar nilai mahasiswa}
uses crt;
const
Maks_Mhs = 50;
type
Data_Mhs = record
NIM : string[8];
Nama :
string[22];
Nilai : integer;
Indeks : char;
end;
Mahasiswa = array[1..Maks_Mhs] of Data_Mhs;
var
Mhs :
Mahasiswa;
N, i : integer;
IndeksA,IndeksB,IndeksC,IndeksD,IndeksE : integer;
TotalNilai,Tertinggi,Terendah : integer;
Rata_rata : real;
Ketemu : boolean;
Nim1,Nim2,Nim3,Nim4,Nim5,Nim6,Nim7,Nim8,Nim9,Nim10 : integer;
Nim11,Nim12,Nim13,Nim14,Nim15,Nim16,Nim17,Nim18,Nim19,Nim20 : integer;
Nim21,Nim22,Nim23,Nim24,Nim25,Nim26,Nim27,Nim28,Nim29,Nim30 : integer;
Nim31,Nim32,Nim33,Nim34,Nim35,Nim36,Nim37,Nim38,Nim39,Nim40 : integer;
Nim41,Nim42,Nim43,Nim44,Nim45,Nim46,Nim47,Nim48,Nim49,Nim50 : integer;
begin
gotoxy(1,1);
textcolor(15);
write('Masukkan
Banyaknya Data : '); readln(N);
{Validasi Banyaknya Data}
while (N>50)
or (N<1) do
begin
textcolor(red);
writeln('Banyaknya
Data Hanya Boleh 1-50, Ulangi...!');
readln;
gotoxy(1,2);clreol;
gotoxy(27,1);clreol;
textcolor(15);readln(N);
end;
{Membuat Judul Tabel dan Header Tabel}
clrscr;
gotoxy(29,1);write('Daftar Nilai
Mahasiswa');
gotoxy(27,2);write('==========================');
gotoxy(6,3);
write('====================================================================');
{ada 68
karakter '='}
gotoxy(6,4);
write('| No
| NIM |
Nama Mahasiswa | Nilai
| Indeks Nilai |');
gotoxy(6,5);
writeln('====================================================================');
{status nim mula-mula belum dimasukkan}
Nim1:=0;Nim2:=0;Nim3:=0;Nim4:=0;Nim5:=0;Nim6:=0;Nim7:=0;Nim8:=0;Nim9:=0;
Nim10:=0;Nim11:=0;Nim12:=0;Nim13:=0;Nim14:=0;Nim15:=0;Nim16:=0;Nim17:=0;
Nim18:=0;Nim19:=0;Nim20:=0;Nim21:=0;Nim22:=0;Nim23:=0;Nim24:=0;Nim25:=0;
Nim26:=0;Nim27:=0;Nim28:=0;Nim29:=0;Nim30:=0;Nim31:=0;Nim32:=0;Nim33:=0;
Nim34:=0;Nim35:=0;Nim36:=0;Nim37:=0;Nim38:=0;Nim39:=0;Nim40:=0;Nim41:=0;
Nim42:=0;Nim43:=0;Nim44:=0;Nim45:=0;Nim46:=0;Nim47:=0;Nim48:=0;Nim49:=0;
Nim50:=0;
{Inisialisasi}
IndeksA
:= 0;
IndeksB
:= 0;
IndeksC
:= 0;
IndeksD
:= 0;
IndeksE
:= 0;
Tertinggi
:= -999;
Terendah
:= 999;
TotalNilai
:= 0;
{Mengolah Record Mahasiswa (1:N)}
for
i := 1 to
N do
{Menampilkan Nomor urut}
begin
gotoxy(6,i+5);
write('| |
| | | |');
gotoxy(6,i+6);
write('===================================================================='); {ada 68 karakter '='}
gotoxy(8,i+5);
writeln(i);read;
{memasukkan nim, nama, nilai}
gotoxy(13,i+5);
readln(Mhs[i].NIM);
while
(Mhs[i].NIM<>'10113230') and (Mhs[i].NIM<>'10113231') and
(Mhs[i].NIM<>'10113232') and
(Mhs[i].NIM<>'10113233') and
(Mhs[i].NIM<>'10113234') and
(Mhs[i].NIM<>'10113235') and
(Mhs[i].NIM<>'10113236') and
(Mhs[i].NIM<>'10113237') and
(Mhs[i].NIM<>'10113238') and
(Mhs[i].NIM<>'10113239') and
(Mhs[i].NIM<>'10113240') and
(Mhs[i].NIM<>'10113241') and
(Mhs[i].NIM<>'10113242') and
(Mhs[i].NIM<>'10113243') and
(Mhs[i].NIM<>'10113244') and
(Mhs[i].NIM<>'10113245') and
(Mhs[i].NIM<>'10113246') and
(Mhs[i].NIM<>'10113247') and
(Mhs[i].NIM<>'10113248') and
(Mhs[i].NIM<>'10113249') and
(Mhs[i].NIM<>'10113250') and
(Mhs[i].NIM<>'10113251') and
(Mhs[i].NIM<>'10113252') and
(Mhs[i].NIM<>'10113253') and
(Mhs[i].NIM<>'10113254') and
(Mhs[i].NIM<>'10113255') and
(Mhs[i].NIM<>'10113256') and
(Mhs[i].NIM<>'10113257') and
(Mhs[i].NIM<>'10113258') and
(Mhs[i].NIM<>'10113259') and
(Mhs[i].NIM<>'10113260') and
(Mhs[i].NIM<>'10113261') and
(Mhs[i].NIM<>'10113262') and
(Mhs[i].NIM<>'10113263') and
(Mhs[i].NIM<>'10113264') and
(Mhs[i].NIM<>'10113265') and
(Mhs[i].NIM<>'10113266') and
(Mhs[i].NIM<>'10113267') and
(Mhs[i].NIM<>'10113268') and
(Mhs[i].NIM<>'10113269') and
(Mhs[i].NIM<>'10113270') and
(Mhs[i].NIM<>'10113271') and
(Mhs[i].NIM<>'10113272') and
(Mhs[i].NIM<>'10113273') and
(Mhs[i].NIM<>'10113274') and
(Mhs[i].NIM<>'10113275') and
(Mhs[i].NIM<>'10113276') and
(Mhs[i].NIM<>'10113277') and
(Mhs[i].NIM<>'10113278') and
(Mhs[i].NIM<>'10113279') do
begin
gotoxy(6,i+7);textcolor(red);
write('Nim
Salah, Nim Hanya Antara 10113230 - 10113279,
Ulangi!');
readln;
gotoxy(13,i+5);clreol;
gotoxy(6,i+7);clreol;
gotoxy(23,i+5);textcolor(15);
write('|
| | |');
gotoxy(13,i+5);
readln(Mhs[i].NIM);
end;
{untuk menemukan status Nim yang belum ada}
Ketemu
:= false;
{mula-mula belum
ditemukan Nim sama}
while(not Ketemu) do
begin
{menentukan nim}
if(Mhs[i].NIM='10113230')
and (Nim1 =0)
then
begin
Nim1
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113231')and (Nim2 = 0)
then
begin
Nim2
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113232')and (Nim3 = 0)
then
begin
Nim3
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113233')and
(Nim4 = 0)
then
begin
Nim4
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113234')and (Nim5 = 0)
then
begin
Mhs[i].Nama := 'Wahyu Sae
Setiadi';
Nim5 := 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113235')and (Nim6 = 0)
then
begin
Nim6
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if(Mhs[i].NIM='10113236')
and (Nim7 =0)
then
begin
Nim7
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113237') and (Nim8 = 0)
then
begin
Nim8
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113238') and (Nim9 = 0)
then
begin
Nim9
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113239') and (Nim10 = 0)
then
begin
Nim10
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113240') and (Nim11 = 0)
then
begin
Nim11
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if
(Mhs[i].NIM='10113241') and (Nim12 =0)
then
begin
Nim12
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113242') and (Nim13 = 0)
then
begin
Nim13
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113243') and (Nim14 = 0)
then
begin
Nim14
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu
:= true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113244') and (Nim15 = 0)
then
begin
Nim15
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113245') and (Nim16 = 0)
then
begin
Mhs[i].Nama :=’Hesron Anjuran N’;
Nim16
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113246')
and (Nim17 =0)
then
begin
Nim17
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113247') and (Nim18 = 0)
then
begin
Nim18
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113248') and (Nim19 = 0)
then
begin
Nim19
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113249') and (Nim20 = 0)
then
begin
Nim20
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113250') and (Nim21 = 0)
then
begin
Nim21
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113251') and (Nim22 =0)
then
begin
Nim22
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113252') and (Nim23 = 0)
then
begin
Nim23
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113253') and (Nim24 = 0)
then
begin
Nim24
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113254') and (Nim25 = 0)
then
begin
Nim25
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113255') and (Nim26 = 0)
then
begin
Nim26
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113256')
and (Nim27 =0)
then
begin
Nim27
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113257') and (Nim28 = 0)
then
begin
Nim28
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113258') and (Nim29 = 0)
then
begin
Nim29
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113259') and (Nim30 = 0)
then
begin
Nim30
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113260') and (Nim31 = 0)
then
begin
Nim31
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if
(Mhs[i].NIM='10113261') and (Nim32 = 0)
then
begin
Nim32
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if
(Mhs[i].NIM='10113262') and (Nim33 =0)
then
begin
Nim33
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113263') and (Nim34 = 0)
then
begin
Nim34
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113264') and (Nim35 = 0)
then
begin
Nim35
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113265') and (Nim36 = 0)
then
begin
Nim36
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113266') and (Nim37 = 0)
then
begin
Nim37
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113267')
and (Nim38 =0)
then
begin
Nim38
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113268') and (Nim39 = 0)
then
begin
Nim39
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113269') and (Nim40 = 0)
then
begin
Nim40
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113270') and (Nim41 = 0)
then
begin
Nim41
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113271') and (Nim42 = 0)
then
begin
Nim42
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if
(Mhs[i].NIM='10113272') and (Nim43 =0)
then
begin
Nim43
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113273') and (Nim44 = 0)
then
begin
Nim44
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113274') and (Nim45 = 0)
then
begin
Nim45
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113275') and (Nim46 = 0)
then
begin
Nim46
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113276') and (Nim47 = 0)
then
begin
Nim47
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113277')
and (Nim48 =0)
then
begin
Nim48
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113278') and (Nim49 = 0)
then
begin
Nim49
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
if (Mhs[i].NIM='10113279')and (Nim50 = 0)
then
begin
Nim50
:= 1; {nim sudah dimasukkan}
Ketemu := true;
end
else
begin
{validasi nim yang dimasukkan tidak boleh sama}
gotoxy(6,i+7);textcolor(red);
writeln('Nim
',Mhs[i].NIM,' sudah ada, ulangi...!');
readln;
gotoxy(13,i+5);clreol;
gotoxy(6,i+7); clreol;
gotoxy(17,i+5);textcolor(15);
write(' | | | |');
gotoxy(13,i+5);textcolor(15);
readln(Mhs[i].NIM);
while
(Mhs[i].NIM<>'10113230') and
(Mhs[i].NIM<>'10113231') and
(Mhs[i].NIM<>'10113232')
and (Mhs[i].NIM<>'10113233') and
(Mhs[i].NIM<>'10113234') and
(Mhs[i].NIM<>'10113235') and
(Mhs[i].NIM<>'10113236') and
(Mhs[i].NIM<>'10113237') and
(Mhs[i].NIM<>'10113238') and
(Mhs[i].NIM<>'10113239') and
(Mhs[i].NIM<>'10113240') and
(Mhs[i].NIM<>'10113241') and
(Mhs[i].NIM<>'10113242') and
(Mhs[i].NIM<>'10113243') and
(Mhs[i].NIM<>'10113244') and
(Mhs[i].NIM<>'10113245') and
(Mhs[i].NIM<>'10113246') and
(Mhs[i].NIM<>'10113247') and
(Mhs[i].NIM<>'10113248') and
(Mhs[i].NIM<>'10113249') and
(Mhs[i].NIM<>'10113250') and
(Mhs[i].NIM<>'10113251') and
(Mhs[i].NIM<>'10113252') and
(Mhs[i].NIM<>'10113253') and
(Mhs[i].NIM<>'10113254') and
(Mhs[i].NIM<>'10113255') and
(Mhs[i].NIM<>'10113256') and
(Mhs[i].NIM<>'10113257') and
(Mhs[i].NIM<>'10113258') and
(Mhs[i].NIM<>'10113259') and
(Mhs[i].NIM<>'10113260') and
(Mhs[i].NIM<>'10113261') and
(Mhs[i].NIM<>'10113262') and
(Mhs[i].NIM<>'10113263') and
(Mhs[i].NIM<>'10113264') and
(Mhs[i].NIM<>'10113265') and
(Mhs[i].NIM<>'10113266') and
(Mhs[i].NIM<>'10113267') and
(Mhs[i].NIM<>'10113268') and
(Mhs[i].NIM<>'10113269') and
(Mhs[i].NIM<>'10113270') and
(Mhs[i].NIM<>'10113271') and
(Mhs[i].NIM<>'10113272') and
(Mhs[i].NIM<>'10113273') and
(Mhs[i].NIM<>'10113274') and
(Mhs[i].NIM<>'10113275') and
(Mhs[i].NIM<>'10113276') and
(Mhs[i].NIM<>'10113277') and
(Mhs[i].NIM<>'10113278') and
(Mhs[i].NIM<>'10113279') do
begin
gotoxy(6,i+7);textcolor(red);
write('Nim
Salah, Nim Hanya Antara 10113230 - 10113279,
Ulangi!');
readln;
gotoxy(13,i+5);clreol;
gotoxy(6,i+7);clreol;
gotoxy(23,i+5);textcolor(15);
write('| | | |');
gotoxy(13,i+5);
readln(Mhs[i].NIM);
end;
end;
end;
gotoxy(25,i+5);
write(Mhs[i].Nama); readln(Mhs[i].Nama);
gotoxy(52,i+5);
readln(Mhs[i].Nilai);
{validasi nilai}
while
(Mhs[i].Nilai > 100) or (Mhs[i].Nilai < 0) do
begin
gotoxy(23,i+7);textcolor(red);
write('Nilai
Hanya Antara 0-100, ulangi...!');
readln;
gotoxy(52,i+5);clreol;
gotoxy(23,i+7);clreol;
gotoxy(58,i+5);textcolor(15);
write('| |');
gotoxy(52,i+5);
readln(Mhs[i].Nilai);
end;
{menentukan indeks nilai dan menghitung jumlah
per-indeks}
case
(Mhs[i].Nilai) of
80..100 :begin
Mhs[i].Indeks := 'A';
IndeksA := IndeksA + 1;
end;
70..79 :begin
Mhs[i].Indeks := 'B';
IndeksB := IndeksB + 1;
end;
60..69 :begin
Mhs[i].Indeks := 'C';
IndeksC := IndeksC + 1;
end;
50..59 :begin
Mhs[i].Indeks := 'D';
IndeksD := IndeksD + 1;
end;
0..49 :begin
Mhs[i].Indeks := 'E';
IndeksE := IndeksE + 1;
end;
end; {endcase}
{menentukan nilai tertinggi}
if
(Mhs[i].Nilai > Tertinggi)
then
Tertinggi := Mhs[i].Nilai
else
{Menentukan Nilai Terendah}
if
(Mhs[i].Nilai < Terendah)
then
Terendah := Mhs[i].Nilai;
{Menghitung Total Nilai}
TotalNilai := TotalNilai + Mhs[i].Nilai;
{Menampilkan Indeks Nilai}
gotoxy(65,i+5);
write(Mhs[i].Indeks);
readln;
end;
{Menghitung Rata-Rata Nilai}
Rata_rata := TotalNilai / N;
{Menampilkan Rata-Rata Nilai}
gotoxy(6,i+7);
writeln('Rata -
Rata Nilai : ',Rata_rata:5:2); readln;
{Menampilkan Nilai Tertinggi}
gotoxy(6,i+8);
writeln('Nilai Tertinggi : ',Tertinggi); readln;
{Menampilkan Nilai Terendah}
gotoxy(6,i+9);
writeln('Nilai
Terendah : ',Terendah); readln;
{Menampilkan Jumlah Mahasiswa Per-Indeks}
gotoxy(6,i+10);
writeln('Jumlah
Indeks A : ',IndeksA,' Mahasiswa'); readln;
gotoxy(6,i+11);
writeln('Jumlah
Indeks B : ',IndeksB,' Mahasiswa'); readln;
gotoxy(6,i+12);
writeln('Jumlah
Indeks C : ',IndeksC,' Mahasiswa'); readln;
gotoxy(6,i+13);
writeln('Jumlah
Indeks D : ',IndeksD,' Mahasiswa'); readln;
gotoxy(6,i+14);
writeln('Jumlah
Indeks E : ',IndeksE,' Mahasiswa'); readln;
gotoxy(6,i+16);
textcolor(red);
write('Tekan
sembarang untuk menutup...'); readkey;
end.
Jangan lupa tinggalkan komentar dan kasih +1 ...., Terimakasih
Langganan:
Postingan (Atom)










